Apa yang Menyebabkan Ledakan?
Otoritas Pelayaran Norwegia mengumumkan bahwa kapal yang dimiliki perusahaan Norwegia Front Altair telah "diserang". Terjadi tiga ledakan di kapal itu.
Wu I-fang, juru bicara perusahaan kilang minyak Taiwan CPC Corp yang menyewa Front Altair, mengatakan bahwa kapal itu mengangkut 75.000 ton nafta.
Ia menambahkan, kapal "diduga dihantam dengan torpedo" meskipun klaim itu belum dikukuhkan oleh pihak berwenang.
Laporan-laporan yang belum dikukuhkan menyebutkan penyebab ledakan mungkin adalah ranjau.
Perusahaan Frontline, selaku pemilik kapal, mengatakan kapal tersebut dilanda kebakaran. Namun, mereka membantah laporan media Iran bahwa kapal itu tenggelam.
Operator kapal berbendera Panama Kokuka Courageous, BSM Ship Management, mengatakan para ABK menyelamatkan diri dari kapal dan diselamatkan oleh kapal yang lewat.
Kokuka Courageous, menurut juru bicara operator kapal, mengangkut metanol dan tidak terancam tenggelam. Kapal berada sekira 30 km dari Fujairah, Uni Emirat Arab, dan sekira 15 km dari Iran.
Siapa yang Menyelamatkan ABK?
Media Pemerintah Iran melaporkan Iran menyelamatkan para ABK dan membawa mereka ke Pelabuhan Jask.
Kantor berita Iran IRIB mengunggah gambar yang diklaim sebagai kapal Front Altair dalam kondisi terbakar, tetapi foto itu belum berhasil diverifikasi secara independen.
Rekaman video tersebut diterbitkan kantor berita Iran, ISNA, dengan judul: Tayangan Awak Kapal yang Diselamatkan dari Kapal yang Rusak di Laut Oman.
Laporan tentang ledakan pertama kali dikeluarkan oleh Operasi Perdagangan Maritim Inggris yang terkait dengan angkatan laut negara itu, ketika mengeluarkan peringatan berisi seruan agar "sangat hati-hati".
Komando Armada V Amerika Serikat, yang bermarkas di Bahrain, mengatakan telah menerjunkan kapal USS Bainbridge untuk memberikan bantuan.
"Angkatan Laut Amerika Serikat di kawasan menerima dua panggilan darurat terpisah pada pukul 06.12 waktu setempat dan yang kedua pada pukul 07.00," kata juru bicara Josh Frey dalam keterangan tertulis pada Kamis 13 Juni.