Trump Tuduh Iran Serang Dua Kapal Minyak di Teluk Oman

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Sabtu 15 Juni 2019 02:36 WIB
Kapal tanker diserang di Teluk Oman. (Foto: ISNA/Reuters)
Share :

Mengapa Masalah Itu Sensitif?

Teluk Oman terletak di ujung Selat Hormuz yang strategis, dan insiden ini akan memperburuk ketegangan di jalur pelayaran penting. Kapal-kapal yang mengangkut minyak bernilai jutaan dolar melawati selat itu.

Amerika Serikat mengerahkan kapal induk dan sejumlah pesawat tempur B-52 ke kawasan pada awal Mei lalu sebagai tanggapan atas hal yang disebut sebagai rencana tak spesifik oleh kekuatan-kekuatan dukungan Iran untuk menyerang pasukan AS di kawasan.

Presiden Trump memberlakukan kebijakan keras terhadap Iran dan menuduhnya sebagai kekuatan yang mengganggu di Timur Tengah.

Namun, Iran menepis tuduhan itu dan sebaliknya menuduh AS menunjukkan tingkah laku agresif.

Ketegangan semakin meningkat setelah serangan ranjau terhadap empat kapal di Perairan Uni Emirat Arab pada 12 Mei.

Uni Emirat Arab menyalahkan "aktor negara" atas serangan itu. AS menyebut sang aktornya adalah Iran, tetapi Iran membantahnya.

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, mengecam peristiwa tersebut.

Di hadapan Dewan Keamanan PBB, dia mengatakan dunia tidak bisa mengalami "konfrontasi besar di kawasan Teluk".

Kemudian Uni Eropa menyerukan agar semua pihak "menahan diri semaksimal mungkin" terkait dengan ledakan di dua kapal minyak.

Sementara Paolo d'Amico, ketua Persatuan Pemilik Kapal Tanker, Intertanko, mengatakan dua kapal telah diserang, dan menyampaikan kekhawatiran tentang bahaya yang mungkin dialami kru yang lain.

"Jika wilayah perairan itu semakin tidak aman, pasok minyak ke semua negara Barat dapat terancam," kata Paolo d'Amico.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya