"Kakanwil mencoba melacak, kemudian sudah ada media gambar beliau, diambil tindakan oleh Kakanwil," katanya.
Meski demikian, dia mengakui ada faktor kelalaian petugas dalam kasus dugaan pelesiran Setnov. Yasonna menyesalkan Mantan Ketua DPR itu bisa lepas dari pengawasan.
"Memang ada kelalaian di petugas saya, mengapa diizinkan dia (Novanto) tanpa pengawasan sampai ke bayar bill," imbuh dia.
Tetapi, Yassona menganggap petugasnya yang lalai itu juga sebagai korban mantan Ketum Golkar itu. Akibat ulah mantan Ketua Umum Golkar itu, sang pengawal terancam kena sanksi.