Mentan Amran Diibaratkan seperti Messi dan Ronaldo yang Mencetak Hattrick

, Jurnalis
Selasa 18 Juni 2019 14:04 WIB
Foto: dok.Kementan
Share :

JAKARTA – Sejumlah legislator di Komisi IV DPR RI mendukung agar Menteri Pertanian (Mentan) tetap dijabat Andi Amran Sulaiman. Dukungan tersebut berasal dari Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo yang merupakan Fraksi Parta Gerindra, Wakil Ketua Komisi IV DPR Michael Wattimena dari Fraksi Partai Demokrat, serta Andi Akmal Pasluddin dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Para wakil rakyat tersebut juga mengapresiasi kinerja Amran selama 4,5 tahun terakhir yang berhasil meningkatkan produksi pertanian, meraih laporan keuangan dengan nilai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan serapan anggaran yang baik pada 2019. Bahkan Anda yang mengibaratkan Amran dengan Ronaldo dan Messi.

“Kalau kita nonton bola Pak Menteri, biasanya tidak banyak pemain yang bisa melakukan hattrick dalam satu pertandingan. Yang bisa melakukan itu pemain-pemain sekaliber Ronaldo, Messi, dan kalau diidentifikasi seperti itu maka Pak Menteri ini masuk kualifikasi ke situ, dan wajar kalau kemudian teman-teman memberikan apresiasi itu karena kinerja Pak Menteri,” demikian tutur Michael.

Michael juga mengatakan beberapa capaian yang menurutnya luar biasa, selain laporan keuangan WTP selama 3 tahun berturut-turut, juga keberhasilan dalam meningkatkan ekspor unggas, domba, dan kambing. "Produk unggas, domba, dan kambing kini juga sudah ekspor ke berbagai belahan negara. Atas kinerjanya ini, ponten A untuk Pak Amran," katanya.

Prestasi berikutnya, dengan melihat Triwulan pertama 2019 saja, serapan anggaran sudah mencapai 21,43 persen. Tentu serapan ini langka sekali karena biasanya awal triwulan itu tidak optimal. "Ngebutnya biasanya di Triwulan III dan IV, tapi di triwulan pertama saja sudah 21,43 persen. Ini luar biasa,” ucap Michael.

Ia pun menilai Menteri Amran dan jajarannya juga sangat tanggap dalam penanggulangan bencana. Sebab setiap kali ada bencana, Amran langsung turun tangan. "Menariknya, prestasi-prestasi yang ditorehkan Kementan ini diraih saat anggaran belanja untuk sektor pertanian setiap tahunnya selalu dipangkas," jelas Michael.

“Di 2015 itu berikut APBN Perubahan (Kementan) dapatnya Rp32 triliun lebih. Pada 2016 Rp27,6 triliun, 2017 Rp24 triliun, 2018 Rp21,68 triliun, dan 2019 Rp20.53 triliun. Seharusnya apa yang dicapai Mentan ini harus mendapat apresiasi dari bendahara negara yaitu menteri keuangan,” imbuhnya.

Michael meyakini bahwa capaian tersebut tidak mungkin diraih dengan cara instan dan spontan. Seingat dia, sosok Amran adalah tipikal Menteri yang selalu siap pasang badan demi terwujudnya kedaulatan pangan. Untuk itu, dengan sederet prestasi Amran ini, Michael tak ragu mendukung Amran tetap dipertahankan untuk menduduki menteri.

"Dulu pada saat Pak SBY (Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono), menteri strategis itu adalah PUPR dan Pak Djoko (Djoko Kirmanto) dua kali. Rasa-rasanya Menteri PUPR sekarang, Pak Basuki (Basuki Hadimuljono) mungkin tetap dan kalau itu diikuitkan juga Pak Amran, mungkin Mentan akan dua kali juga karena prestasi luar biasa,” tegasnya.

Setali dengan Michael, Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo juga memberikan apresiasi atas Predikat WTP dari BPK yang diraih Kementan. "Saya menyampaikan terima kasih karena kerjasama kita sangat luar bisa. Di tangan dingin bapak, pertanian kita jauh lebih baik. Kami merasa bangga Bapak Menteri sudah kerja keras. Tentu kita berharap Bapak terus bertahan menjadi Mentan di Periode berikutnya," kata Edy.

Andi Akmal Pasluddin dari Fraksi PKS pun menilai Mentan Amran selama ini telah menunjukan kinerja yang sangat luar biasa. "Saya mendukung penambahan anggaran di Kementerian Pertanian atas capaian kinerja dan prestasi yang diraih selama ini," bebernya.

Pada Rapat Kerja ini, Amran Sulaiman menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Komisi IV DPR. Menurutnya, capaian ini bukan semata-mata kerja keras Kementan, melainkan dorongan dan dukungan DPR serta semua pihak yang terlibat di dunia pertanian.

"Capaian ini karena bapak-bapak adalah pelatih kami. Karena itu kami kerja keras dan tidak tidur," katanya.

"Sekali lagi, apa yang kami capai adalah kerja keras kita. Jadi, kalau masih ada yang kurang saya mohon maaf," tambah Amran.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya