Kata Andi, Partai Golkar membutuhkan kontribusi AMPG dalam melaksanakan agenda-agenda politik partai dan berkontribusi terhadap bangsa dan negara. Selain itu juga AMPG harus mampu memberikan masukan-masukan atau pokok-pokok pikirannya terkait dengan agenda-agenda strategis untuk kejayaan partai.
"AMPG dituntut memainkan peranannya sebagai anak panah Partai Golkar untuk bersentuhan langsung dengan segmen masyarakat hingga ke grassroot, karena sesungguhnya keberadaannya sebagai sayap partai untuk mengurangi beban dan tugas-tugas partai. Untuk itu AMPG harus menjaga soliditas organisasi dalam mengawal kebijakan Partai Golkar," tuturnya.
Oleh karena itu, kata dia, Partai Golkar harus mampu memberikan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu Serentak karena hal itu jauh di bawah target dari tujuan berdirinya negara yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Partai Golkar harus lebih berani membuka diri dan pintu selebarnya-lebarnya dalam mempersiapkan kader-kader muda yang potensial, berprestasi, berani mengambil keputusan dalam dinamika politik yang berlatar belakang organisasi, sehingga kedepan Partai Golkar menjadi leader menuju Indonesia 2025," pungkasnya.
(Awaludin)