Pengguna media sosial dan aplikasi pesan instan kini dapat melaporkan situasi banjir di sekitar dengan mudah. Pengguna Twitter cukum mengirim cuitan ke @petabencana dengan tagar #banjir dan BencanaBot akan otomatis memandu pengguna untuk mengisi laporan.
Pengguna Telegram juga dengan mudah melaporkan banjir dengan mengirim pesan "/banjir" ke @BencanaBot yang akan membantu pengguna membuat laporan. Pengguna dapat menambahkan deskripsi, foto, tinggi banjir, dan detail lokasi dalam laporan.
(Baca juga: 68 Desa di Kabupaten Purworejo Kesulitan Air Bersih)
"Selain kategori yang dimenangkan PetaBencana.id, kategori yang dilombakan yaitu Offering inclusive and equitable services for not leave anyone behind, Developing effective and responsible public institutions, Promoting digital transformation in public sector institutions, dan Promoting gender-sensitive public services to achieve the SDGs," papar Rita.
Ia mengatakan, penghargaan ini digagas Badan PBB untuk Masalah Ekonomi dan Sosial atau United Nations Department of Economic and Social Affairs. Program yang digiatkan oleh badan tersebut yaitu menciptakan 17 tujuan sebagai Sustainable Development Goals (SDGs).
(Baca juga: Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Konawe Utara Diperpanjang)
"Tujuan yang ditargetkan hingga 2030 ini salah satu membahas mengenai climate action. Climate action ini sangat terkait isu perubahan iklim yang dirasakan oleh seluruh dunia. Kategori yang dimenangkan oleh PetaBencana.id ini merupakan bagian dari topik SDGs pada tujuan climate action tersebut," jelas Rita.
(Hantoro)