PSI ingin menjadi partai yang inklusif dengan membuka ruang bagi masyarakat luas mengambil peran. Masyarakat dapat mendaftar untuk menempati posisi mulai dari Wakil Ketua Provinsi, Pengurus Kota/Kabupaten, hingga Pengurus Kecamatan. Semua tahapan dimulai dari aplikasi online dari website dan akan melalui wawancara dan tes kompetensi.
“Sekarang kami sudah punya perwakilan DPRD. Pengurus nantinya bertugas menjaring aspirasi dan mengusulkan ke Fraksi kami apa saja yang perlu dibuatkan peraturan daerahnya, apa yang perlu dianggarkan, termasuk juga membantu mereka turun ke lapangan menjalankan fungsi pengawasan,” kata Michael.
Baca Juga: PSI: Fatwa Haram PUBG Berlebihan
Michael berharap menjelang dilantiknya DPRD Jakarta 2019-2024 di akhir Agustus nanti, PSI Jakarta akan memiliki kepengurusan baru yang lengkap dan siap kerja. Ini akan menjadi inovasi di mana pengurus partai benar-benar datang dari publik dan tidak dikuasai elit-elit politik saja. PSI Jakarta juga berharap lebih banyak lagi perempuan dan muda-mudi yang mau aktif menjadi pengurus partai.
“Kami bukan partai elitis. Semua sama, semua punya kesempatan. Prinsipnya, Anda harus anti-korupsi dan anti-intoleransi. Kami mengajak publik yang peduli agar jangan hanya kritik dari luar. Masuk ke dalam sistem. Kemarin tidak nyaleg atau nyaleg namun tidak terpilih, tidak apa. Anda bisa jadi pengurus di PSI Jakarta dan ambil peran aktif. Sebagai pengurus PSI Jakarta, masa depan Jakarta juga Anda turut putuskan dan tentukan,” tutup Michael sekaligus mengumumkan kini, sudah 231 orang mendaftarkan diri untuk menjadi pengurus PSI Jakarta.
(Fiddy Anggriawan )