Diakui, meskipun sebagian desa terkena dampak kekeringan tidak seluruhnya menunggu bantuan air dari BPBD. Hanya enam kecamatan yakni Purwosari, Girisubo, Rongkop, Tepus, Paliyan dan Panggang yang diberikan bantuan air bersih. Untuk sisanya diberikan bantuan air bersih melalui kecamatan masing-masing.
Baca Juga : BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Kekeringan Panjang hingga Ekstrem di Indonesia
Sementara droping air bersih dilakukan dari kecamatan jika anggaran mereka habis baru akan mengajukan melalui BPBD. Dengan semakin meluasnya wilayah kekeringan mulai akhir Juni lalu banyaknya bantuan berdatangan dari pihak ketiga. “Semua bantuan dari pihak manapun tetap terinventarisir di BPBD,” ucapnya.
Camat Tanjungsari, Rakhmadian Wijayanto mengatakan dari 5 desa yang ada di wilayahnya, yang sudah mengalami kekeringan hanya di daerah-daerah tertentu. Pasalnya, terdapat sejumlah di wilayahnya yang sudah terjangkau layanan perusahaan daerah air minum.