"Ilmu vokasi perhotelan yang diberikan dosen RPL tetap terarah sesuai dengan kurikulum berlaku. Bahkan hal yang menyangkut teknis dari dunia industri lebih up-to-date, sehingga mahasiswa lebih mengetaui dan lebih siap untuk bekerja. Dengan begitu target kita mencapi Zero Unemployment bagi lulusan bisa tercapai," paparnya.
Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan, kehadiran dosen vokasi sangat baik buat mahasiswa. “Mereka bisa mendapatkan ilmu atau gambaran tentang dunia kerja. Dunia yang akan diselami para mahasiswa. Yang kita harapkan, para mahasiswa benar-benar siap menghadapi dunia kerja saat mereka lulus nanti,” tutur Giri Adnyani.
Harapan serupa disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Menurutnya, akan sangat baik jika mahasiswa mendapat gambaran utuh mengenai pariwisata, termasuk industri di dalamnya.
“Pariwisata adalah sektor yang sangat luas. Memiliki banyak pilihan. Di dalamnya juga ada industri. Mahasiswa pariwisata harus mengetahui hal-hal itu. Mereka harus dipersiapkan dari awal. Agar menjadi SDM yang handal saat bertemu dunia kerja,” papar mantan Dirut PT Telkom itu.
(Risna Nur Rahayu)