JAKARTA - Jamaah haji Indonesia didominasi oleh kalangan lanjut usia (lansia) yang memiliki resiko tinggi (risti) kesehatan. Jumlahnya sekira 60 persen pada musim haji 2019.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Eka Jusup Singka, memberikan penjelasan tentang resiko tinggi kesehatan jamaah lansia.
"Memang di atas 60 tahun masuk resiko tinggi terhadap kesehatan. Resiko tinggi untuk sakit, resiko tinggi yang sudah penyakit menjadi lebih parah. Itu maksudnya," kata Eka saat berbincang dengan Okezone, beberapa waktu lalu.
Eka menuturkan, penyebab jamaah haji Indonesia didominasi oleh kalangan lansia dikarenakan beberapa faktor, di antaranya lamanya daftar tunggu pendaftaran hingga faktor sosial-budaya.
"Jamaah haji kita berangkat tua karena daftar tunggunya sudah lama. Kedua, juga memang ada kaitannya dengan budaya. Banyak orang berangkat haji setelah pensiun. Itu fakta," ucapnya.
Eka melanjutkan, hampir semua orang yang berumur di atas 60 tahun pasti memiliki suatu penyakit. Misalnya saja sakit jantung, hipertensi, pernapasan, pembuluh darah, dan lain-lain. "Itu lumrah," imbuh dia.