LEBANON - Pemimpin Hizbullah Lebanon yang didukung Iran mengatakan hari Jumat 12 Juli 2019 bahwa sekutu AS, Israel tidak akan menjadi "pihak netral" jika terjadi perang antara Amerika dan Iran.
"Iran bisa menyerang Israel dengan keganasan dan kekuatan," kata Hassan Nasrallah dalam sebuah wawancara yang disiarkan televisi Hizbullah, Al-Manar.
Baca Juga: Mereduksi Ketegangan AS-Iran Melaui Jalur Diplomasi
Pernyataannya itu disampaikan setelah meningkatnya ketegangan berminggu-minggu antara Amerika dan Iran, ketika Presiden AS Donald Trump melontarkan perang kata-katanya dengan negara Republik Islam itu.
"Kalau Amerika memahami bahwa perang ini dapat melenyapkan Israel, mereka akan mempertimbangkan kembali," kata Nasrallah.