JAKARTA - Momentum pertemuan Jokowi dengan Prabowo Subianto pada Sabtu, 13 Juli 2019 pagi di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, telah membawa angin segar bagi kondisi Indonesia untuk semakin damai.
"Kami ingatkan agar semua lapisan masyarakat harus sadar bahwa pesta demokrasi 5 tahunan memiliki niat tulus untuk kemakmuran dan kemajuan bangsa. Makanya rekonsiliasi diperlukan untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa," kata Ketua Gerakan Mahasiswa (Gema) Indonesia Yusuf Aryadi saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).
Baca Juga: Sekjen Gerindra: Rapat Dewan Pembina Tak Bicarakan Posisi Partai di Pemerintahan
Menurut dia, para elite harus bisa memikirkan persoalan lebih besar lagi yakni persatuan Indonesia. Sehingga patut diapresiasi bahwa kedua Capres bisa meredam situasi nasional menjadi lebih tentram, adem, aman dan damai.
Selain itu, kata dia, situasi politik pun kembali mencair sehingga bisa mempereratkan kembali hubungan masyarakat yang sempat renggang karena pesta demokrasi. Ia mengapresiasi kenegarawanan kedua sosok tersebut yang mengajak masyarakat untuk kembali membangun bangsa ke depannya lebih baik.
"Yang lalu biarlah berlalu, mari bersama-sama membangun NKRI bersatu lebih maju dan sejahtera," jelasnya.