Dwi menjelaskan, prediksi tersebut juga harus diimbangi langkah antisipasi sejak dini. Sehingga, masyarakat bisa melakukan mitigasi secara tepat.
Selain itu, BMKG juga akan melakukan sejumlah inovasi, salah satunya dengan membuat peralatan pemantau cuaca otomatis dan sistem digital untuk menerima informasi gempa bumi dan tsunami.
"Dengan inovasi digital ini diharapkan koordinasi dan sinergi antar-kementerian dan lembaga dan pihak terkait akan lebih efektif cepat dan tepat berbasis kepada data sharing dan integrasi serta blended informasi dan analisis," ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)