Direktur Para Syndicate, Ari Nurcahyo menerangkan, Partai Golkar adalah partai besar yang menjadi salah satu aset bangsa. Golkar, lanjut dia, memiliki roh politik kekaryaan dan pembangunan.
"Partai Golkar adalah partai yang mendorong pembangunan. Kembali pada ideologi dan roh politik Partai Golkar yaitu kekaryaan dan pembangunan. Golkar di bawah Airlangga kembali pada track awal yaitu roh politiknya yang sudah mulai dikembalikan. Sehingga kekaryaan ini harus terus dikawal. Ini diteruskan," terang Ari.
Ari mengatakan, Partai Golkar harus mendorong sosok yang akan menjadi calon presiden (capres) 2024 pada Munas yang akan digelar Desember 2019 mendatang.
"Golkar 4.0 harus mendapat tiket capres. Dibersihkan dari konflik-konflik yang tidak membawa benefit ke depan. Obor yang sudah menyala harus tetap dijaga bernyala," katanya.
(Angkasa Yudhistira)