Arahan Presiden ini menjadi cambuk semangat bagi Menpar Arief Yahya. Pihaknya akan serius melakuka percepatan infrastruktur untuk pariwisata yang ditargetkan untuk infrastruktur dasar dan utilities selesai di 2020.
"Danau Toba mendapat dukungan tambahan anggaran infrastruktur dari Presiden untuk Danau Toba di tahun 2020 sebesar Rp 2,2 triliun. Anggaran ini terbesar dibandingkan 3 Destinasi Super Prioritas lain. Selain untuk percepatan infrastruktur untuk pariwisata, juga untuk program prioritas dalam pengembangan 3A (Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas) di Danau Toba," ujar Menpar Arief Yahya.
Menpar Arief Yahya menambahkan, rata-rata pertumbuhan PAD di 8 Kabupaten sekitar Danau Toba adalah sebesar 79% akibat tumbuhnya sektor Pariwisata.
"Hal ini membuktikan Pariwisata relatif lebih mudah, murah, dan cepat untuk menghasilkan devisa dan meningkatkan pendapatan masyarakat," kata Menpar Arief Yahya.
(Risna Nur Rahayu)