Go Digital, Passion Arief Yahya saat Dilantik sebagai Menpar

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Jum'at 02 Agustus 2019 18:07 WIB
menpar
Share :

Reputasi digital Kemenpar juga sudah terbukti, saat menggunakan MPD, mobile positioning data. Pergerakan handphone sama dengan pergerakan manusia. Konsep ini bahkan sudah dipresentasikan Menpar Arief Yahya di UNWTO, United Nation World Tourism Organisation, dan diakui sebagai metode terbaru yang penting dalam Pariwisata. Bahkan Sekjen UNWTO Zurab Pololikashvili meminta agar Indonesia membantu negara-negara di Afrika menerapkan MPD.

Selama hampir 5 tahun ini, Menpar Arief Yahya mencatat semua strategi yang sudah dilakukan dan dibacakan di setiap Rapim. Namanya CEO Message. Dan itu bisa di searching, banyak website yang meng-up load CEO Message-nya, termasuk di www.kemenpar.go.id. Ini penting, agar ter-record semua langkah-langkah strategis yang sudah diambil, baik dari sisi konteks maupun kontennya.

Bagaimana dengan Tourism 4.0? “Itu sudah ditulis lengkap di CEO Message #62, silakan di Googling, nanti ketemu apa, siapa, mengapa, kapan, dimana, bagaimana-nya,” jawab Arief Yahya.

Lalu bagaimana dengan senjata pamungkas menembus proyeksi 2019? “Itu juga ada di CEO Message #58,” jawabnya. Bagaimana dengan spots selfie? Instagramable? Buat anak-anak muda? “Itu lebih lama lagi, akhir 2017 dan awal 2018 sudah kita lakukan,” ujarnya.

Bagaimana ke depan? “Go digital itu sebuah keniscayaan, cepat atau lambat akan terjadi. Kita boleh tidak percaya, secara statistik memang ada 30% yang tidak percaya dengan digital. Tetapi beransur-ansur akan hilang, dan menjadi orang lama yang hidup di era baru. Orang konvensional yang hidup di era digital, betapa susahnya itu. Yang terbaik adalah kita menjemput masa dan berdamai dengan teknologi digital,” tuturnya.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya