Tini yang diperkirakan mendapat remisi dan bebas pada November 2019, lebih banyak bercerita mengenai kegiatannya selama menghuni Lapas Perempuan Kelas II A Malang dan rencananya ketika telah bebas nanti.
"Pastinya menjalankan kehidupan, sama bisa mengurus anak dengan baik. Insya Allah bisa jadi ibu yang lebih baik," jelas dia.
Baca juga: Polri Identifikasi Kelompok Ali Kalora Cs Miliki Senjata Laras Panjang
Tini juga menyatakan pengetahuan dan keterampilan yang didapat dari Lapas Perempuan Kelas II A Malang menjadi modal berharga saat menghirup udara bebas pada November nanti.
"Selama di sini belajar banyak, bisa belajar masak, belajar kosmetik make-up. Yang paling asyik di bakeri bikin kue. Ya alhamdulillah bisa bikin kue bolu, roti, kue tart. Alhamdulillah sudah bisa. Paling bisa ya kue tart," ceritanya.
Tini berharap dengan bekal keterampilannya ini bisa menghidupi keluarga serta anak-anaknya ketika keluar nanti.
"Ini bekal kalau pulang supaya bisa urus anak-anak," terangnya.
Baca juga: Polri Benarkan 3 Terduga Teroris Jaringan Ali Kalora di Poso Tewas dalam Baku Tembak
Tini juga berujar ingin menjalani kehidupan lebih baik dengan bisa mengurus anak - anaknya.
"Ya tadi (harapannya) menjalani kehidupan lebih baik, tapi kalau Allah kasih ya tadi titipkan anak dan berusaha (wirausaha membuat kue)," tambahnya.