JAKARTA - Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga menilai pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (LH) kepada aktivitas cerobong asap perusahaan di Ibu Kota sangat lemah. Hal itu terlihat dari adanya 77 industri yang teridentifikasi mempunyai cerobong asap tak sesuai standard baku mutu.
"Nah itu, berarti kan selama ini pengawasannya kendor," kata Pandapotan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (9/8/2019).
Seperti diketahui, akibat cerobong asap beberapa perusahaan yang tidak memenuhi kriteria, kualitas udara di Jakarta menjadi tercemar dan berdampak buruk kepada kesehatan masyarakat.
Menurut dia, seharusnya Dinas Lingkungan Hidup itu bekerja tak hanya dalam tahapan mengobati saja, melainkan mesti menjalankan pengawasan secara ketat. Sehingga, ke depannya nanti bisa mencegah terjadinya pencemaran udara
"Sekarang-sekarang ini aja heboh dibenerin karena ada program. Dulu-dulu mungkin kendor," ujarnya.