Pasar Wisata Digital Situ Bagendit memang pantas diacungi jempol. Konsepnya tidak kalah dengan destinasi digital lain. Gaya kekinian yang dipadukan dengan nuansa kearifan lokal memberikan nuansa tersendiri. Seperti panggung acara yang dirancang khusus dengan bahan tradisional tetapi tetap kekinian. Pasar Wisata Digital ini juga mengikut sertakan beberapa tenant yang memiliki produk mencerminkan khas Garut.
Sementara itu Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah mengatakan, hadirnya destinasi digital di Situ Bagendit adalah salah satu bukti kolaborasi apik antara seluruh stakeholder yang ada. Baik itu Kemenpar, DPR RI, serta Pemerintah Daerah. Diharapkan Kab. Garut di tahun 2024 sudah melahirkan destinasi wisata berkelas dunia, tentunya dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata mampu mendorong mensejahterakan masyarakat dari kepariwisataan, dan juga turut memajukan budaya tatar Sunda melalui atraksi-atraksi yang ditampilkan di destinasi wisatanya.
"Hadirnya Pasar Wisata Digital ini ikut membantu meningkatkan roda perekonomian masyarakat sekitar. Dengan makin banyaknya wisatawan yang datang tentunya juga akan menaikkan perputaran ekonomi masyarakat Garut, melalui berbagai lini usaha pariwisata yang saling menguntungkan. Itu yang kita harapkan," kata Ferdiansyah.
Selain itu, kata Ferdiansyah, dengan mengoptimalkan digitalisasi sudah barang tentu promosi pariwisata Garut akan makin cepat. Karena dunia digital saat ini menjadi sebuah kebutuhan primer di dunia. Seluruh lapisan masyarakat pun tersentuh digitalisasi.
"Semakin digital semakin global. Semakin digital semakin mempercepat laju pariwisata di Garut," ujar legislator dapil Jawa Barat XI itu.