Menantu Jokowi Bobby Nasution Maju di Pilkada Medan?

Abdul Rochim, Jurnalis
Minggu 11 Agustus 2019 06:45 WIB
Share :

Selain Bobby, dua putra Jokowi, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka juga masuk radar calon Wali Kota Solo potensial untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo pada Pilkada Serentak 2020 berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Universitas Slamet Riyadi (Unisri).

Mantan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDIP Bambang DH sebelumnya mengatakan, menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di 270 kabupaten/kota dan provinsi, partainya segera melakukan penjaringan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah.

Berdasarkan aturan internal partai, proses penjaringan harus sudah dimulai paling lambat satu tahun sebelum pilkada digelar. Penjaringan akan dilakukan mulai dari tingkat kabupaten/kota. Selanjutnya, hasil penjaringan akan dibahas hingga ke DPP untuk dikeluarkan rekomendasi.

"Nanti proses berjalan Bulan Februari. Masih ada waktu. Proses awal bisa dimulai September ini, paling lambat ya 22 September karena Pilkada 2020 jatuh pada 23 September 2020," ujar Bambang DH di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Bambang mengatakan, tahapan proses penjaringan harus dilakukan secara tertib, disiplin sebagai langkah untuk memenangkan Pilkada Serentak 2020. Terkait adanya sejumlah daerah yang sekarang sudah mulai muncul nama bakal calon, mantan wali kota Surabaya itu mengatakan, kondisi ini menunjukkan bahwa dinamika politik di daerah berlangsung sangat bagus.

"Beberapa daerah sudah mulai curi-curi start dan ini kita pandang positif lah karena dengan demikian, persiapan jadi lebih baik," tuturnya.

Mantan Wali Kota Surabaya ini mengatakan, sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, PDIP akan melakukan koreksi kekurangan-kekurangan dari berbagai pelaksanaan pilkada sebelumnya mulai dari 2015-2018. Salah satunya mengenai pentingnya hasil survei sebagai acuan dalam memilioh kandidat maupun langkah pemenangan.

"Kita mengalami pada saat 2015-2018 yang menampilkan survei-survei yang mungkin dari lembaga yang tidak kredibel. Dan itu saya ingatkan, blunder, bunuh diri kalau menampilkan survei yang tidak menggambarkan kekuatan sesungguhnya. Oleh karena itu, nanti akan kita tegaskan di kongres ini, yaitu (hasil survei) sebagai persyaratan yang harus dilakukan," paparnya.

Hal kedua, kata Bambang, kesolidan mesin partai menjadi modal besar dalam pemenangan pilkada serentak. Karena itu, kongres nanti akan dimanfaatkan untuk menyolidkan konsolidasi partai sehingga struktur partai sudah terbentuk di semua kota/kabupaten dan semua provinsi sebelum pilkada digelar.

"Nah setelah kongres tentu kita dorong secepatnya, utamanya bagi yang menggelar Pilkada 2020 maka struktur ranting-ranting sudah terbentuk tiga bulan sejak kongres," katanya.

Menurut Bambang, jika tiga bulan sejak kongres selesai ini tidak segera dilengkapi struktur kepartaian hingga tingkat ranting, termasuk badan dan sayap partai, tentu akan mengurangi potensi kemenangan.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya