TOMOHON – Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri Millennial Tourism Corner di Bukit Doa, Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Kira-kira, seperti apa sih Bukit Doa tersebut?
Bukit Doa berada di area Gunung Mahawu. Karena berada di ketinggian, Bukit Doa sangat sejuk dan panoramanya indah. Pohon-pohon yang berada di sana juga tertata sangat rapi.
Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, Bukit Doa lebih dari sekadar destinasi. “Bukit Doa adalah destinasi yang sangat lengkap. Buat millennial, Bukit Doa adalah lokasi yang tepat untuk berfoto. Karena, lokasinya sangat instagramable. Namun, destinasi ini juga menjadi lokasi wisata religi. Khususnya buat umat kristiani,” papar Rizki.
Ikon utama Bukit Doa adalah Chapel of Mother Mary atau Kapel Maria. Selain itu ada juga Grotto of Mother Marry. Dari tempat inilah umat kristiani biasa memanjatkan doa. Bentuk Kapel Maria sangat menarik perhatian. Karena, bentuknya sangat berbeda dari gereja pada umumnya. Belum lagi view Kota Tomohon yang sangat memukau.
Keindahan kapel dan view Tomohon ini menjadi spot foto utama di Bukit Doa. Tak heran jika foto-foto dari perpadua view ini banyak beredar di media sosial. “Akan tetapi, Bukit Doa memiliki lebih banyak dari itu. Buat di sana ada Alamanda yang bisa menjadi wisata MICE. Di tempat itulah Millennial Tourism Corner dilangsungkan.buat yang lapar, Bukit Doa memiliki dua tempat kuliner. Lokasinya pun sangat nyaman,” papar Rizki lagi.
Di Bukit Doa, kita juga bisa menjumpai Amphiteater. Bentuknya setengah lingkaran, Tempat ini biasa digunakan untuk pertunjukan seni dan budaya. Namun, Amphiteater Bukit Doa juga sering digunakan untuk foto prewedding.
Yang tidak kalah menariknya adalah view Gunung Lokong. Dari Bukit Doa Gunung Lokon terlihat sangat indah. Khususnya di pagi hari. Apalagi saat Gunung Lokon masih diselimuti awan. Viewnya seperti lukisan yang sangat alamiah.