Dirinya mengatakan bahwa dengan pengolahan tanah yang baik, tanam serentak dengan benih berlabel dan irigasi yang lancar mendukung produksi. Jika telah selesai panen serempak, petani diminta segera melakukan olah tanah dan tanam kembali.
"Untuk itu peranan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Pengawas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dan aparat pertanian lain perlu ditingkatkan. Pembinaan dan pendampingan harus terus dilakukan agar kegiatan tanam ini terus menghasilkan," lanjutnya.
Sarwo juga mengingatkan agar semua aktivitas dijalankan paralel untuk mencapai penyelesaian tepat waktu. Manfaatkan dana yang telah dicairkan, melalui penggunaan alat ekskavator maupun padat karya.
"Manfaatkan tenaga kerja petani untuk secara bersama-sama menyelesaikan pekerjaan. Saya juga menghimbau Dinas Pertanian, Gapoktan dan UPKK, mampu menyelesaikan administrasi dengan cepat, tepat dan sesuai aturan yang ada," tekan Sarwo.
(Risna Nur Rahayu)