JAKARTA – Pengamat terorisme, Zaki Mubarak, meminta pemerintah khususnya aparat kepolisian untuk tak menganggap remeh informasi yang disebut Mahfud MD terkait kabar adanya buron dari Arab Saudi yang diduga lari ke Indonesia dan mendanai ajaran radikal di Tanah Air.
Itu karena berdasarkan data yang dimiliki dirinya, belakangan ini banyak syekh salafi, terutama dari Arab Saudi melakukan dakwah di beberapa tempat.
Menurut dia,mayoritas masyarakat merasa keberatan karena ustaz itu sering merendahkan tradisi dan budaya lokal yang dipaktikkan masyarakat muslim selama ratusan tahun. Salah satunya seperti melarang anak didiknya untuk melakukan kegiatan yang mengekspresikan cinta Tanah Air, yakni melaksanakan upacara yang mengharuskan hormat ke bendera merah putih dan pramuka.
“Jadi apa yang disampaikan Pak Mahfud harus dianggap sebagai peringatan kepada pemerintah supaya memberi perhatian yang serius terhadap perkembangan dakwah semacam ini. Yang jika dibiarkan akan menggerogoti semangat kebangsaan kita,” ujar Zaki saat berbincang dengan Okezone, Senin (19/8/2019).