"Ada tiga orang saksi dari Brigade Meo yang akan didengarkan keterangannya sore ini dan di berita acarakan (BAP)," katanya.
Dia menjelaskan, dalam video itu jelas terlihat kata-kata yang diucapkan oleh UAS yang sangat menghina simbol agama umat nasarani (katolik dan protestan) berupa salib. "Bagi kami simbol salib itu adalah simbol yang sangat sakral yang melambangkan kematian Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia dari dosa, shingga tidak untuk dimain-mainkan," katanya.
Sementara Kabid Humas Polda NTT Kombes Julest Abraham Abast terpisah menyatakan penyidik segera memeriksa para saksi untuk memberi terang proses laporan ini. Saat ini lanjut bekas Kapolres Manggarai Barat itu prosesnya masih dalam tahapan penyelidikan.
"Saksi-saksi dari para pelapor yaitu brigade Meo akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan," ujar Julest Abraham Abast.
Sebelumnya Organisasi massa (ormas) di Kota Kupang yang menamakan diri Brigade Meo resmi melaporkan Ustad Abdul Somad (UAS) kepada penyidik Polda NTT, terkait kasus dugaan penistaan terhadap simbol agama.