Konflik Papua Tak Cukup dengan Minta Maaf, Kasus Hukumnya Harus Tuntas

Fahreza Rizky, Jurnalis
Sabtu 24 Agustus 2019 21:59 WIB
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
Share :

JAKARTA - Aksi massa di sejumlah wilayah di Papua menentang dugaan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Jawa Timur, berujung kerusuhan.

Peristiwa itu mendapat perhatian khusus dari praktisi hukum Dr. Hendra Karianga, SH, MH. Dia meminta agar pemerintah menyelesaikan permasalahan ini sampai tuntas hingga ke akar permasalahan.

"Kita harus memahami dulu bahwa Papua adalah Indonesia. Pemerintah harus menangani kasus ini dengan baik secara komprehensif, harus ditelusuri akar permasalahannya itu apa. Kalau ucapan kebencian di Surabaya dan Malang itu akar permasalahannya, diproses supaya menimbulkan kepuasan," kata Hendra Karianga di Jakarta, belum lama ini.

Secara psikologi Hendra mengaku memahami orang Papua seperti apa. Untuk peristiwa yang terjadi di Surabaya dinilainya memang tidak pantas.

"Itu ujaran kebencian sudah mengarah kepada menghina suku. Kata-kata 'monyet' itu kan enggak pantas lah. Kita sama-sama Indonesia satu Tanah air, satu darah, satu warna. Enggak boleh begitu. Indonesia kalau tidak dirawat bisa kacau di mana-mana," imbuhnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya