Lebih lanjut Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanama Pangan, Gatut Sumbogodjati menambahkan, ekspor kacang hijau pada umumnya dilakukan pada saat panen raya, yaitu mulai Agustus hingga September.
"Daerah sentra produksi kacang hijau contohnya ada di Kabupaten Pati, Grobogan, Demak, Gresik, Sidoarjo, Madura, Sumenep, Sampang, Garut, Cianjur, Sumbawa, Dompu, Jeneponto dan Takalar,” ujar Gatut Minggu (25/8/2019).
"Pada akhir Agustus atau awal September nanti rencana akan ada ekspor kacang hijau dari PT Agro Tani Sukses Sejahtera Gresik sebanyak lima Kontainer atau sekitar 125 ton, dan dari PT Aman Buana Putra di Surabaya sebanyak tiga kontainer atau sekitar 75 ton ke Philipina," tambahnya lagi.
Sebagai gambaran PT Agro Tani Sukses Sejahtera sejak Januari dan Agustus 2019 telah merealisasikan ekspornya sebesar 750 ton ke China dan sebesar 1.250 ton ke Philipina. Untuk tahun ini ekspor kacang hijau ditargetkan sebesar 5.000 ton.
"Sedangkan PT Aman Buana Putra melakukan ekspor ke China sebesar 1250 Ton, Philipina 2500 Ton dengan target ekspor tahun 2019 sebesar 5000 ton," sebut Gatut.