Dirinya menilai bahwa setelah era kepemimpinan Gus Dur, masyarakat Papua seolah hanya menjadi penonton di tanah leluhurnya sendiri. Tak hanya itu, menurutnya, kebebasan berekspresi pun sudah kian dibatasi.
"Kita lebih pada menjadi penonton sebenarnya, baik dari segi ekonomi politik maupun dalam berekspresi juga, di sana kan orang turun demo saja selalu dihadang. Karena prosedur seharusnya hanya melaporkan saja itu di sana harus mendapatkan izin dari pihak keamanan, itu malah dipersempit," sesalnya.
(Rizka Diputra)