Sigit menjelaskan, Ibu Kota baru yang akan dihuni nantinya harus mencampur budaya dari berbagai macam etnis. Oleh sebab itu, pemerintah harus memikirkan bagaimana personal yang akan dipindahkan ke Ibu Kota baru beradaptasi dengan budaya di kota tersebut.
"Ibu kota akan dihuni oleh orang daru berbagai etnik, sehingga masyarakat di Ibu Kota baru harus siap hidup dalam budaya berbeda," tutur Sigit.
Baca juga: Ibu Kota Pindah, Pemerintah Siapkan Perumahan untuk ASN
Oleh sebab itu, Sigit menyebut pemerintah harus menyiapkan upaya untuk menghindari adanya potensi-potensi konflik yang diakibatkan dari proses perpindahan Ibu Kota tersebut.
"Pemerintah harus menyiapkan masyarakat untuk menerima kondisi ini. Akan ada rumah kos di masyarakat sehingga, pergeseran pekerjaan juga akan terjadi dengan cepat," tutup Sigit.
(Awaludin)