Saat negosiasi sedang berlangsung lanjut Dedi, muncul ribuan masyarakat dari berbagai tempar dengan membawa senjata tajam seperti panah dan melakukan penyerangan terhadap aparat.
Baca Juga: Kapolri Beberkan Alasan Pemerintah Masih Blokir Internet di Papua
"Sehingga jatuh korban dari aparat TNI kemudian dari aparat kepolisian," tambahnya.
Adapun terkait informasi adanya korban dsri sipil pihaknya masih belum bisa mengkonfirmasi hal tersebut. "Terkait menyangkut masalah adanya korban dari masyarakat sipil, itu belum terkonfirmasi kebenarannya, jadi informasi tersebut masih terus akan dicek oleh Polda Papua," ucap dia.
(Fiddy Anggriawan )