Pada hari sebelumnya, Senin 26 Agustus, petugas mencatat tidak terjadi gugurana wan panas. Namun demikian, terjadi guguran lava hingga 11 kali dengan jarak luncur 500-1.000 meter menuju arah tenggara atau Kali Gendol. “#statuswaspada sejak 21 Mei 2018,” lugas dia.
Dengan status tersebut, maka masyarakat khususnya yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) III diimbau tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, serta selalu mengikuti informasi aktivitas Merapi. Radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.
(Awaludin)