JAYAPURA – Akses komunikasi menggunakan telepon dan pesan singkat (SMS) di Kota Jayapura, Papua, dimatikan sejak pukul 15.30 WIT. Penonaktifan dilakukan ketika massa yang berunjuk rasa mulai menuju arah Kantor Gubernur Dok II Jayapura.
Mengutip dari Antaranews, Kamis (28/9/2019), berdasarkan pantauan di Jayapura, setelah akses internet diblokir selama kurang lebih dua minggu, kini akses komunikasi lainnya juga tidak dapat digunakan.
Baca juga: Kantor Majelis Rakyat Papua Dikabarkan Dibakar Pendemo di Jayapura
Subarna, salah satu warga Jayapura, mengatakan gelisah karena tidak dapat menghubungi keluarga di rumah untuk mengecek situasi.
"Saya telepon berulang-ulang, tapi tidak bisa. Saya khawatir keluarga. Jangan sampai masih ada yang di jalan," kata Subarna.
Sementara warga lainnya, Markus, mengatakan hari ini dipulangkan lebih awal oleh pihak kantornya. Dirinya juga agak takut melalui rute yang dilewati massa pengunjuk rasa.
"Infonya di Abepura sudah rusuh karena ada aksi pembakaran, makanya kami yang bekerja di perbankan dipulangkan lebih awal," kata Markus.
Baca juga: Demo Menolak Rasisme Kembali Terjadi di Jayapura, Massa Sempat Anarkis
Berdasarkan informasi di lapangan, massa yang bergerak dengan berjalan kaki melempari setiap bangunan yang dilewati.
Sedangkan massa yang menggunakan kendaraan bermotor bergerak membawa bendera-bendera sambil mengibarkannya.
(Hantoro)