Sekadar informasi, aksi yang dilakukan driver Go-Jek tersebut dilakukan untuk memprotes pernyataan pendiri perusahaan Big Blue Taxi, Shamsubahrin Ismail yang dianggap telah menghina Indonesia.
Dalam hal ini, Shamsubahrin Ismail menolak kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq yang memberikan izin Go-Jek beroperasi di Malaysia. Shamsubahrin menganggap Go-Jek tiddak bisa menjamin kehidupan pemuda di Malaysia.
Baca Juga: Protes Manajemen, Massa Taksi dan Ojek Online Bakar Ban di Depan Kantor Gojek
(Fiddy Anggriawan )