Tak hanya itu, lanjut Nuning, kepolisian pun harus berani menindak pelaku pengrusakan fasilitas umum dan beberapa objek vital yang ada di Papua. Sehingga, bagi siapapun di negeri ini yang menciptakan kerusuhan, mendapat perilaku yang sama di mata hukum.
“Strategi preventive detention wajib diterapkan di Papua, jika terlibat warga sipil non bersenjata tetapi pro gerakan tersebut,” kata Nuning.
Ia mendukung langkah pemerintah yang terus mengirim pasukan TNI ke sana. Sebab, peran TNI sangat dibutuhkan untuk melakukan pendekatan ke masyarakat secara humanis.
“Doktrin TNI untuk membantu masyarakat Papua dijalankan sepenuhnya oleh para prajurit di lapangan dalam kerangka operasi teritorial dalam aspek pembinaan dan penggalangan. Apa yang sedang terjadi saat ini dapat dikatakan sebagai suatu dinamika relasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah setempat. Keberanian pimpinan TNI didukung pihak Polri merupakan kunci keberhasilan meredam berbagai hoaks,” kata dia.
(Rizka Diputra)