Dirut Petro Gresik Merasa Namanya Dicatut Bowo Sidik Pangarso

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Rabu 04 September 2019 19:25 WIB
Sidang Lanjutan Perkara Dugaan Suap dan Gratifikasi yang Menyeret Bowo Sidik Pangarso di Tipikor Jakarta (foto: Okezone/Arie DS)
Share :

JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali mengggelar sidang lanjutan terkait perkara dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret anggota DPR fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso. Agenda persidangan kali ini masih pemeriksaan sejumlah saksi.

Salah satu saksi yang dihadirkan oleh tim Jaksa pada persidangan kali ini yaitu Direktur Utama (Dirut) Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi. Dia membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan suap anggota komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso.

Baca Juga: Kronologi OTT Suap Distribusi Pupuk yang Menjerat Bowo Sidik 

Meski dicecar Jaksa KPK, Rahmad tetap enggan mengakui bila dirinya pernah memperkenalkan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) kepada Bowo Sidik guna memuluskan bisnis HTK dengan PT PILOG, sebagaimana pengakuan Bowo Sidik dan GM Komersil PT HTK Asty Winasti pada sidang sebelumnya.

"Saya harap bapak menjawab dengan jujur ya, karena bapak sudah disumpah di sini. Saksi dalam persidangan sebelumnya telah mengatakan bahwa bertemu dengan Anda dan Pak Bowo di Penang Bistro," tegas Jaksa KPK Ferdian Adi Nugroho dalam sidang terdakwa Bowo Sidik di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

 

Menanggapi pertanyaan Jaksa KPK tersebut, Rahmad pun mengungkapkan bahwa semenjak beredar informasi di media yang mengkaitkan namanya dalam sebuah pertemuan di Penang Bistro tanggal 31 Oktober 2017, dirinya mengaingat-ingat kembali perihal tersebut. Rahmad mengaku sempat menanyakan kepada kesekretariatan PT Semen Baturaja, lantaran pada saat itu Rahmad masih menjabat Dirut Semen Baturaja.

"Disampaikan bahwa ada beberapa agenda internal rapat direksi dintaranya ada juga makan siang di resto Penang Bistro, dan kolega yang tercatat adalah PT Danareksa Sekuritas. Kemudian saya telpon teman yang waktu bertemu yaitu direktur Danareksa Sekuritas Saidu Solihin," ujar Rahmad.

Dalam kesempatan itu, Rahmad membantah segala tudingan yang menyerang dirinya. Rahmad merasa Bowo Sidik Pangarso telah mencatut namanya dalam kasus ini

"Semua sudah saya sampaikan di muka persidangan. Intinya, nama saya dicatut oleh terdakwa tanpa bukti-bukti yang jelas," kata Rahmad.

Rahmad kemudian menceritakan awal mula dirinya mengenal Bowo yakni saat dirinya menjabat sebagai Direktur SDM Petrokimia Gresik. Saat itu, Bowo sebagai anggota DPR melakukan kunjungan kerja ke Petrokimia Gresik

Rahmad mengakui adanya pertemuan dengan Bowo Pangarso. Namun, dia mengklaim pertemuan tersebut hanya sekadar makan siang.

"Ada juga agenda makan siang dan kolega yang tercatat PT. Danaresksa Sekuritas, kemudian saya telepon Direktur Danareksa Sekuritas Saidu Solihin, apa benar kita makan siang? betul. siapa yang mengundang, ada staf danareksa sekuritas, kami dan terdakwa," terang Rahmad.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya