Suwandi menyebutkan ada beberapa strategi yang harus dilakukan untuk mengejar bulan September ini. Sebagaimana diketahui prediksi BMKG masih akan kering di bulan ini. Pertama, untuk petugas Dinas Pertanian Suwandi meminta agar segera melengkapi dan mengirimkan usulan penerima bantuan.
"Langkah konkritnya kami akan mengadakan pertemuan dengan penyedia benih jadi bapak ibu semua bisa langsung melakukan kontrak," sebutnya.
Kedua, lanjutnya, Kementan terus sinergi dengan TNI. Bagi Babinsa diminta mengawal dan melacak lokasi lahan yang mengalami kekeringan dan punya potensi ketersediaan air.
"Kementan akan bantu berikan anggaran untuk membuat sumur pantek atau dangkal dan bantuan pompa, untuk itu segera bersurat ke Ditjen PSP dan mengusulkan kepada kami," kata Suwandi.
Ketiga, bagi petugas PDPS Suwandi menghimbau untuk memperbaiki datanya dan mengentri segera kekurangan datanya. Gunakan aplikasi ArcGIS yang berbasis android untuk monitoring pemetaan secara realtime melalui smartphone pendataan standingcrop dan lahan sawah.