Ia menuturkan, partai yang ada dalam koalisi tidak melakukan intervensi kepada Jokowi mengenai kursi menteri. Sebab semuanya masih menunggu panggilan dari kepala negara untuk menyerahkan nama kader. Namun, dirinya tak mengetahui ikhwal kader PKB yang masuk sebagai kandidat pembantu presiden.
"Saya enggak paham (soal kader yang akan jadi menteri-red),” ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)