Merinding, Ini Fakta-Fakta Pembunuhan dan Pemerkosaan Gadis Cantik Asal Baduy

Rasyid Ridho , Jurnalis
Sabtu 07 September 2019 17:50 WIB
Foto Ilustrasi shutterstock
Share :

SERANG – Tim Resmob Polda Banten bersama Polres Lebak berhasil membekuk tiga pelaku pembunuhan dan pemerkosa gadis cantik asal baduy luar, Sawi berusia 13 tahun. Warga Kampung Karakhal, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak itu ditemukan tewas mengenaskan didalam gubug oleh kakaknya Arsad pada Jumat 30 Agustus 2019.

Belum sepekan, ketiga pelaku yakni AMS diamankan setelah melarikam diri ke OKU Selatan, Sumatra Selatan. Tak Sendiri, AMS mengaku bahwa dia membunuh dan memperkosa Sawi bersama dua rekannya yakni AR (15) dan F (16). Dipimpin Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto, kedua pelaku berhasil dibekuk dikediamnnya di Cisimeut, Lebak.

 Baca juga: Begini Detik-Detik Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Gadis Baduy

Ketiganya kini harus mempertanggung jawabkan perbuatan dengan diancam hukuman mati. Berikut ulasan kasusnya.

1. Pelaku Sudah Intai Korban Satu Bulan

Aksi ketiga pelaku pembunuhan dan pemerkosaan ternyata sudah lama merencanakan aksinya. Bahkan, ketiga pelaku sudah melakukan pengintaian selama sebulan sebelum beraksi.

Modusnya, setiap datang ke gubug para pelaku selalu menawarkan ponsel kepada korban. Padahal, tawaran itu hanyalah alasan pelaku untuk melihat situasi kapan korban berada di gubug sendiri.

 Baca juga: Pembunuh dan Pemerkosa Gadis Baduy Salah Satunya Berstatus Siswa SMA

"Pelaku sudah bolak-balik ke gubuk korban melakukan pengintaian dari sebulan yang lalu. Pelaku juga sempat berpura-pura menawarkan ponsel kepada korban," kata Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto.

2. Niat Awal Para Pelaku Hanya Memperkosa

 

AMS (20) salah satu pelaku pembunuhan mengaku bahwa niat awal mendatangi gubug korban diKampung Kaduhelang, Cisimeut, Leuwidamar, Kabupaten Lebak hanya ingin memperkosa. Namun, karna korban berteriak dan meronta pelaku menghabisi nyawa korbannya agar tidak diketahui warga.

"Motif membunuh takut ketahuan warga karena dia (korban) teriak saat mau diperkosa. Spontan saya ngelakuin itu (membunuh)," ujar AMS kepada wartawan, Kamis (5/9/2019).

 

Kemudian Oleh para pelaku, korban dibocok dengan membabibuta ke bagian tangan, kepala hingga wajahnya menggunakan golok.

Dalam kondisi korban sudah tidak bernyawa dan mengenaskan, ketiganya lalu melampiaskan nafsu birahinya kepada korban hingga puas secara bergantian.

"Emang saya yang pertama ke rumah (gubuk) dia. Yang lain kan nunggu di jalan. Saya menyesal," tandasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya