KPK Dianggap Tak Profesional Beberkan Dugaan Pelanggaran Etik

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Kamis 12 September 2019 19:41 WIB
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
Share :

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar konferensi pers terkait dugaan pelanggaran etik mantan Deputi Penindakan Irjen Firli Bahuri pada Rabu, 11 September 2019, kemarin.‎

Menilai hal itu, Ahli Hukum Pidana Kapitra Ampera menyayangkan sikap KPK yang menggelar konferensi soal kode etik ini secara tiba-tiba. Karena itu dia menilai lembaga antirasuah itu tidak profesional lantaran tidak adanya keterbukaan dan kejelasan mengenai proses pemeriksaan pengawasan internal selama ini.

"Tidak profesional, sementara selama ini tidak pernah dirilis kode etik dilangsungkan dan siapa majelis kode etiknya itu," ujar Kapitra melalui keterangan tertulisnya, Kamis (12/9/2019).

Karena itu, Kapitra pun mempertanyakan mengapa pengumuman dugaan pelanggaran Irjen Firli itu digaungkan saat bergulirnya proses fit and proper test calon pimpinan KPK oleh Komisi III DPR.

Baca Juga: Capim Firli Bahuri Bermasalah, Komisi III: KPK Buang Buah Busuk ke Kami!

Kapitra menduga dimunculkannya wacana tersebut ada skenario dan upaya dari KPK untuk mencegah atau menggagalkan Irjen Firli sebagai salah satu kandidat calon pimpinan KPK.

"Karena tujuannya hanya menghambat. Ini kan (Firli) belum tentu dipilih oleh DPR tapi sudah nampak betul upaya-upaya untuk menggagalkannya," terangnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya