Pada perdiangan Juli lalu Saidi mengatakan kepada pengadilan bahwa dia mendengar sang putri meminta bantuan dan bergegas masuk. Dia dalam apartemen dia melihat Eid dan Putri Hassa mencengkeram telepon.
"Saya menangkap (dia) dan mengalahkannya, saya tidak tahu apa yang dia cari," katanya. Saidi menduga tukang ledeng itu ingin menjual foto-foto Putri Hassa. Mengambil foto sang putri adalah tindakan ilegal berdasarkan hukum Saudi.
Putri Hassa meninggalkan Paris beberapa saat setelah kejadian itu. Pada 2018, Pengadilan Prancis menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap sang putri yang memaksanya untuk tetap tinggal di Arab Saudi.
Pengacaranya mengatakan bahwa sang putri telah menawarkan diri untuk muncul di persidangan melalui aplikasi Skype.
(Rahman Asmardika)