"Bagi saya KPK yang kuat mesti diisi oleh pimpinan yang paling sedikit punya masalah karena masalah bagi pimpinan KPK itu sekaligus jadi sandera bagi koruptor saat dia tegakkan korupsi di KPK nanti," ujarnya.
Lebih lanjut Lucius menjelaskan, apabila selama ini DPR menilai bahwa KPK memiliki banyak kekurangan, seharusnya DPR tidak memilih pemimpin yang memiliki sejumlah masalah. Hal itu membuat legitimasi KPK lemah sejak awal.
"Dan ini (justru) memuluskan niat DPR niat koruptor untuk melemahkan KPK. Firli ini simbol aja dari perjuangan besar untuk melemahkan KPK," katanya.
Baca Juga: Jabat Ketua KPK, Firli Bahuri Miliki Harta Kekayaan Rp18,2 Miliar
(Arief Setyadi )