Pembuat Miras Oplosan yang Tewaskan 5 Pemuda di Solo Menyerahkan Diri

Bramantyo, Jurnalis
Jum'at 13 September 2019 14:03 WIB
Pembuat miras oplosan yang menewaskan lima pemuda di Solo menyerahkan diri. (Foto: Bramantyo/Okezone)
Share :

SOLO – Pria berinisial SSS, pembuat miras oplosan yang menewaskan lima pemuda di Kota Solo, Jawa Tengah, menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Hal ini pun dibenarkan Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai.

Ia menerangkan, SSS merupakan warga Bango 1, RT 05 RW 09, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Saat ini SSS tinggal di Perumahan Tekad Makmur II, RT 04 RW 13, Blok D5, Kelurahan Joho Mojolaban, Sukoharjo.

Baca juga: Lima Pemuda Tewas Usai Pesta Miras di Bantaran Sungai Bengawan Solo 

Andy mengungkapkan salah satu korban membeli miras oplosan dari SSS. "Tersangka juga membenarkan bila salah satu korban membeli miras pada dirinya," terang Andy dalam konferensi pers di Mapolresta Solo, Jumat (13/9/2019).

Ketika memberikan keterangan di hadapan penyidik, ungkap Andy, SSS mengatakan miras oplosan itu dibuat dengan komposisi alkohol 96 persen, dicampur air mineral, air buah kawis, dan dicampur pewarna bahan makanan jenis kue seperti essence red Bell dan kopi moka.

"Selain itu juga dicampur dengan jamu pahitan seperti adas pulowaras, kayu secang kapulogo," terang Andy.

Baca juga: Tiga Pemuda Tewas Akibat Pesta Miras di Situbondo 

Miras oplosan tersebut dijual dengan harga bervariasi. Ukuran 1,5 liter dijual mulai Rp40 sampai 50 ribu. Sedangkan ukuran kecil 600 ml dijual Rp20 ribu.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 196 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2006 tentang Kesehatan dan Pasal 204 Ayat (1) dan (2) KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun atau seumur hidup," jelasnya.

Seperti diberitakan, pesta miras oplosan yang digelar enam pemuda bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Pintu Air Demangan, Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, menewaskan lima pemuda.

Baca juga: Razia di Perbatasan RI-Papua Nugini, TNI Sita 3.333 Botol Miras Ilegal 

Kelima pemuda itu tidak bisa diselamatkan meskipun sudah dibawa ke rumah sakit untuk diberi pertolongan.

Kelima pemuda yang tewas adalah Ateng, Agik, Joko semedi alias UUK alias Setep, Supardi alias Klowor, Pudiharto alias Input.

Baca juga: Takut Kena Razia, Nenek Ini Nekat Kubur Puluhan Miras yang Dijualnya 

Sementara satu orang lagi bernama Dian Septianti selamat. Ia yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya