Dia menjelaskan, petugas harus ekstra hati-hati karena medan cukup terjal dan angin bertiup kencang. Kondisi itu mengakibatkan api semakin membesar, sehingga petugas yang melakukan pemadaman harus mewaspadai arah angin.
"Kendala utama adalah sumber air yang jauh. Jadi harus pemadaman manual dengan cara dipukul penggunakan ranting daun yang msih hijau," beber dia.
"Sembari motong jalur api," imbuhnya.
Dia berharap api bisa dipadamkan agar tak kian merambat ke lokasi lain. Petugas harus bergerak cepat memukul api agar segera padam.
"Semoga angin enggak bgitu besar jadi api tidak cepat melebar. Karena relawan gabungan juga harus motong jalur apinya biar tak membesar," pungkas dia.
(Edi Hidayat)