Viral Ajakan Serbuan ke Area 51, Kawasan Apa Itu?

, Jurnalis
Jum'at 20 September 2019 22:57 WIB
Area 51. (Gettyimages/BBC)
Share :

Pemerintah AS menegaskan tidak ada alien dan pesawat yang dimaksud jatuh adalah balon cuaca.

Klaim lain adalah beberapa orang melihat adanya UFO di atas dan di dekat situs itu, sementara lainnya mengaku telah diculik alien dan bahkan menjadi objek eksperimen, sebelum akhirnya dikembalikan ke Bumi.

Pada 1989, seorang pria bernama Robert Lazart mengklaim bahwa dia pernah bekerja di pusat teknologi alien di dalam Area 51.

Dia mengklaim telah melihat beberapa foto medis dari alien tersebut dan menyebut bahwa pemerintah menggunakan fasilitas itu untuk memeriksa UFO.

Keterkaitan Area 51 dengan alien telah berfungsi sebagai pengalihan isu yang berguna bagi badan intelijen.

"Pada awal 1950 CIA mengembangkan kantor UFO untuk menangani penampakan benda terbang tak dikenal di Nevada. Ketika orang pertama kali melihat pesawat mata-mata U-2 terbang, tidak ada yang tahu apa yang mereka lihat," kata Jacobsen.

"CIA menggunakan disinformasi itu untuk keuntungan mereka dengan mengembangkan mitologi alien."

Apa yang terjadi jika orang-orang 'menyerbu' Area 51?

Matty Roberts, 20 tahun, menciptakan agenda di Facebook dengan menuliskan "kita bisa bergerak lebih cepat daripada peluru mereka. Mari kita lihat alien."

Dua juta orang memastikan mereka "datang", meskipun tautan tentang acara itu sudah dihapus karena ketakutan akan "potensi bencana kemanusiaan".

Tanda peringatan di sekitar Area 51 jelas-jelas menyebut bahwa tidak ada penyusup yang akan ditoleransi.

Angkatan Udara AS memperingatkan Area 51 "adalah area pelatihan terbuka untuk Angkatan Udara AS, dan kami akan mencegah siapa pun yang mencoba datang ke kawasan tempat kami melatih angkatan bersenjata Amerika.

"Angkatan Udara AS selalu siap melindungi Amerika dan asetnya."

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya