Baca juga: Sempat Bentrok, Massa Pelajar Minta Polisi Buka Jalur ke DPR
Ia pun menyadari bahwa kerusuhan aksi demonstrasi mahasiswa itu karena persoalan psikologi demonstran dan polisi yang mempunyai ambang batas kesabaran dan emosi. Sehingga, saat ambang batas tersebut sudah memuncak maka emosi tidak lagi terkontrol.
"Demo itu bukan musuh. Demo itu anak-anak kita yang menyampaikan aspirasi. Kita sangat menghargai ya ekspresi dari anak-anak yang menyampaikan suara rakyat," pungkasnya.
Seperti diketahui lebih dari 81 mahasiswa dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) karena terlibat bentrokan dengan polisi. Sebanyak 66 pasien berstatus hijau, 14 pasien berstatus kuning sedangkan satu lainnya berstatus merah.
Aksi mahasiswa yang meminta pencabutan RKUHP dan UU KPK juga masih berlangsung hingga saat ini. Bahkan, sejumlah pelajar juga sempat terlibat bentrok dengan polisi di Gedung DPR.
(Awaludin)