Momen di 26 September: Hari Lahir Hary Tanoe hingga DIY Jadi Provinsi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Kamis 26 September 2019 05:59 WIB
Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)
Share :

3. Pesawat Garuda Indonesia Jatuh di Medan dan Menewaskan 234 Orang

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 152jatuh di Buah Nabar, Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara pada 26 September 1997. Insiden tersebut menewaskan 234 orang.

234 orang tersebut terdiri dari 222 penumpang dan 12 awak pesawat. Pesawat tersebut jatuh di sekitar 32 km dari Bandara Polonia dan 45 km dari kota Medan. Pesawat jatuh saat hendak mendarat di Bandara Polonia.

Kecelakaan pesawat tersebut menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah Indonesia. Saat kecelakaan terjadi, diketahui kota Medan sedang diselimuti kabut asap tebal akibat pembakaran hutan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat jatuh setelah menabrak gunung karena adanya kesalahan ATC serta cuaca yang kurang baik dan awan tebal.

4. 30 Orang Tewas Ditembak di Kuil Daerah India


Sebanyak 30 orang tewas saat adanya serangan bersenjata si sebuah Kuil kawasan Gandhinagar, India, pada 26 September 2002. Serangan tersebut dilakoni oleh dua orang bersenjata yang tiba dari Monumen Akshardham.

Kedua orang bersenjata tersebut mencabut pagar pembatas dan menembakkan senapan, membunuh seorang wanita dan penjaga kuil. Sekira 600 umat ada di kuil saat itu.

Pada akhir serangan, 29 umat terbunuh dan 79 lainnya luka-luka. Selain dari 25 orang yang terbunuh dalam serangan pertama, seorang perwira polisi negara dan seorang komandan juga tewas dalam aksi itu.

5. Lahirnya Hary Tanoesoedibjo


Pemilik MNC Group, Hary Tanoesoedibjo lahir pada 26 September 1965. Tepat pada hari ini, Pendiri sekaligus Ketua Umum Partai Perindo tersebut bertambah usianya menjadi 54 tahun.

Hary Tanoe lahir dari seorang ibu bernama Lilek Yohana dan memiliki seorang ayah, Ahmad Tanoesoedibjo (almarhum). Ia dibesarkan di Surabaya, Jawa Timur oleh orang tuanya.

Suami dari Liliana Tanaja ini mempunyai karir yang sangat cemerlang di bidang bisnis hingga politik. Hary sendiri merupakan lulusan Master of Business Administration dari Ottawa University, Kanada.

Saat ini, dia sukses memimpin salah satu perusahaan media terbesar di Asia Tenggara, MNC Group. Tak hanya itu, Hary juga sedang merintis partai politik yang didirikannya yakni, Perindo.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya