JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meralat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di Kota Ambon, Maluku, menjadi 19 orang. Sebelumnya, BNPB melaporkan 23 orang tewas akibat gempa magnitudo 6,5 tersebut pada 26 September 2019.
"BPBD Provinsi Maluku menginformasikan jumlah korban meninggal dunia yang telah dilakukan pengecekan ulang per hari ini (27/9), pukul 10.01 WIT. Data mutakhir korban meninggal dunia akibat gempa M 6,5 pada 26 September 2019 berjumlah 19 orang," kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, dalam keterangannya, Jumat (27/9/2019).
Ia menjelaskan, korban meninggal tertinggi teridentifikasi berada di Kabupaten Maluku Tengah sejumlah 10 orang, di Kota Ambon berjumlah 7 orang dan Seram Bagian Barat 2 orang.
"Sebelumnya BNPB menginformasikan jumlah korban meninggal sebanyak 23 orang. Kesalahan terjadi saat identifikasi nama korban yang sebetulnya merujuk pada korban meninggal yang sama," ucapnya.
Ia mengatakan, gempa yang terjadi di kedalaman 10 km ini juga menimbulkan korban luka sebanyak 126 orang, dengan rincian Kabupaten Maluku Tengah 108 orang, Seram Bagian Barat 13, dan Kota Ambon 5. Para korban luka-luka telah mendapatkan perawatan medis pascakejadian.