"Dia ikut musik underground, jadi anak punk sebelum ke Jakarta dagang sate," ujar dia.
Namun, dari hasil penggeledahan polisi di rumah orang tua terduga D, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa belerang, botol plastik, bahan bakar kaleng, sterofoam dan toples. Diduga alat-alat tersebut akan dijadikan bom molotov dengan target kantor-kantor polisi.
Saat ini terduga teroris telah diamankan Tim Densus 88 beserta barang buktinya. Polisi juga sedang memburu pelaku teroris lain yang diduga rekrutan jaringan Bekasi. Sebab, mereka memang mengincar anak-anak muda yang masih muda didoktrin untuk melakukan tindakan teror.
(Khafid Mardiyansyah)