Jaringan Teroris Jakarta yang Ditangkap di Bandung Akrab Disapa Habib

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 01 April 2021 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 525 2387870 jaringan-teroris-jakarta-yang-ditangkap-di-bandung-akrab-disapa-habib-4KMDrAcCUZ.jpg Polisi geledah rumah terduga teroris di Kabupaten Bandung (Foto : Istimewa)

BANDUNG - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah sebuah rumah di Kompleks Sanggar Indah Banjaran, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Rabu 31 Maret 2021, malam.

Rumah tersebut diketahui dihuni seorang pria berinisial HN yang diamankan Densus 88 di kawasan Jakarta Selatan. Sejak enam bulan terakhir, HN bersama istrinya tinggal mengontrak di rumah yang digeledah itu.

Di balik penggeledahan rumah terduga teroris oleh Densus 88 tersebut, sebuah fakta menarik pun terungkap. Selama ini, tetangga sekitar HN ternyata kerap memanggil HN dengan sebutan habib.

Selain namanya yang mencerminkan sosok baik, habib pun memang dikenal berkepribadian baik. Bahkan, tak seperti terduga teroris lainnya yang kerap jarang bersosialisasi, pria beranak tiga itu sering bersosialisasi dengan para tetangganya.

"Tetangga kalau saya lihat sih enggak ada sisi buruknya, kalau sosialnya sih bagus gitu," ungkap Ruhiyat Yaya (48), tetangga Habib.

Bahkan, lanjut Yaya, dia dan tetangga lainnya tak menyangka jika Habib harus berurusan dengan Densus 88. Selama ini, kata Yaya, warga tak pernah curiga dengan kehadiran Habib di lingkungannya.

"Bagus sosialnya gak ada masalah sih. Istilahnya mah gak ada curiga ke arah sana sih, jauh lah. Kalau saya lihat sih orang bener saleh sih," ujarnya.

Yaya juga mengungkapkan, meski tak rutin, namun sebulan sekali, rumah habib kerap dijadikan tempat pengajian. Namun, kata Yaya, pengajian tersebut diikuti jemaah luar kompleks yang tak dikenal.

Sementara itu, Ketua Keamanan Kompleks, Widi Suprianto menungkapan, habib bekerja sebagai penceramah. Menurutnya, habib bahkan memiliki sejumlah pesantren di wilayah Bogor dan Purwokerto.

Baca Juga : Polisi Sebut Pelaku Teror di Mabes Polri 'Lone Wolf'

Sedangkan istri HN bekerja sebagai pedagang online aksesoris, seperti minyak wangi. Mereka memiliki tiga orang anak yang kini sedang menimba ilmu di pesantren di Lembang dan Majalaya.

"Semuanya di pesantren, yang dua di Lembang dan yang satu di Ibun, Majalaya. Masih pada kecil," sebutnya.

Diketahui, pada Rabu malam, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah bercat hijau muda itu berdasarkan hasil pengembangan penangkapan HN di Jakarta Selatan.

Rumah yang terletak tepat di antara pemukiman warga dengan jalan yang hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan roda empat itu kini telah dipasangi garis polisi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini