Mantan Teroris: Grup Jihadis Wacanakan Aksi Teror di Tengah Pandemi Covid-19

CDB Yudistira, Okezone · Rabu 06 Mei 2020 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 06 525 2210225 mantan-teroris-grup-jihadis-wacanakan-aksi-teror-di-tengah-pandemi-covid-19-1sh3EZ6ec6.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BANDUNG - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengantisipasi adanya serangan aksi terorisme di Indonesia. Pasalnya, mantan teroris jaringan Al Qaeda Asia Tenggara, Sofyan Tsauri menyebutkan akan ada serangan aksi teror di tengah pandemi Covid-19.

"Ada yang ingin mengacaukan Indonesia di sela-sela isu corona," kata Sofyan dalam seminar online yang dihelat The Indonesia Intelligence Institute, Rabu (6/5/2020).

Hal itu ia dapat, karena ada wacana di grup jihadis untuk melakukan serangan. Selain itu. Ia juga meminta waspada, dimana kelompok teroris juga akan menyebarkan kebencian terhadap etnis tertentu.

"Mereka memprovokasi agar etnis itu di serang, karena dianggap sebagai penyebar virus corona," sambungnya.

 terorisme

Sementara itu, Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Hamli membenarkan hal tersebut. Berdasarkan dari serangkaian kejadian, beberapa kali di bulan ramadan memang kerap terjadi serangan aksi teroris.

"Ada tren sejak tahun 2000, kelompok teror melakukan serangan di bulan puasa," kata Hamli.

Pihaknya juga sudah meminta seluruh intelejen untuk memastikan isu tersebut. "Kita waspada terus. Seluruh komunitas intelijen waspada," sambungnya.

Sejauh ini, Tim Antiteror Densus 88 telah melakukan penangkapan terduga teroris di berbagai daerah. Serangkaian penangkapan telah dilakukan Densus 88 mulai dari Sidoarjo, Surabaya hingga Serang Banten.

"Dalam kegiatan itu, Densus 88 alhamdulillah berhasil membongkar rencana itu dan menemukan bahan peledak dalam jumlah yang besar," ujar Hamli.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini