Selain itu, OS merekrut AU (43) dan YF (50) untuk membantu OS melakukan eksekusi. AU dan YF juga menerima sejumlah uang dari SS yang diterima melalui OS.
Sementara itu, bom dan molotov yang akan digunakan disiapkan S alias Laode (30). S mengaku membuat bom tersebut dibantu teman-temannya. Selain membuat bom, S juga membuat skenario kerusuhan atas perintah SS serta mempersiapkan massa perusuh untuk mengikuti aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI.
Baca Juga : Rumah Dosen IPB Perancang Rusuh Aksi Mujahid 212 Digaris Polisi
Polisi juga mengamankan AB (44) yang merupakan dosen IPB dan memberikan perintah untuk membuat bahan peledak jenis bom molotov. AB kemudian menyimpan bom molotov tersebut di rumahnya. Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa 29 bom molotov dari kediaman AB dan juga selongsong amunisi gas air mata dari kediaman S alias Laode.
Baca Juga : Dosennya Ditangkap Jadi Otak Kerusuhan untuk Aksi Mujahid 212, Ini Respons IPB
(Erha Aprili Ramadhoni)